Di tengah bisingnya kota, Dara, mahasiswa antropologi yang baru pulih dari kecelakaan, mulai melihat bayangan yang tak dilihat orang lain. Sebuah arca penjaga candi yang hilang membangkitkan Yaksa kuno bernama Ketu, dan tanpa sengaja Dara menjadi pengikatnya. Keduanya terhubung oleh janji tua yang menuntut mereka melacak sindikat kolektor gelap yang memperdagangkan pusaka leluhur. Semakin dalam perburuan itu, kontrak gaib menagih harga yang tidak terduga. Setiap petunjuk mengikis batas ingatan, dan Ketu menuntut kejujuran yang menyakitkan demi menjaga keseimbangan antara manusia dan yang tidak kasatmata. Saat kebenaran tentang arca terpecah terkuak, Dara harus memilih: memutus lingkaran perampasan warisan dengan risiko kehilangan diri, atau membiarkan Yaksa kembali menjadi hakim tanpa belas kasihan.
Chapter 18
1 bulan lalu
Chapter 17
1 bulan lalu
Chapter 16
1 bulan lalu
Chapter 15
1 bulan lalu
Chapter 14
2 bulan lalu
Chapter 13
2 bulan lalu
Chapter 12
2 bulan lalu
Chapter 11
2 bulan lalu
Chapter 10
2 bulan lalu
Chapter 9
3 bulan lalu
Chapter 8
3 bulan lalu
Chapter 7
3 bulan lalu
Chapter 6
3 bulan lalu
Chapter 6
3 bulan lalu
Chapter 5
3 bulan lalu
Chapter 4
3 bulan lalu
Chapter 3
3 bulan lalu
Chapter 2
4 bulan lalu
Chapter 1
4 bulan lalu
Dilarang Toxic, Rasis, atau menimbulkan kerusuhan!
Yang ikut kerusuhan bakal kena ban juga! Jadi diemin aja, cukup laporin ke admin!
Dilarang pakai foto profil cabul!
Dilarang mengirim foto atau GIF cabul / tidak senonoh!
DILARANG KOMENTAR SOAL POLITIK!!
Yang belum tau cara spoiler, tolong lihat tutorial dulu yaa saudaraku!
DILARANG SPOILER ENDING!!
Cukup 1–2 chapter ke depan aja!
DILARANG SPAM KOMENTAR BUAT LEVELING!
Yang cuma spam emot atau komen hal yang sama tiap chapter juga kena ban!
Intinya, leveling nggak wajar = auto ban! Tolong yaa, yang normal aja 🙏
📣 Noted:
Yang melanggar rules di atas akan langsung kena BAN! Tanpa peringatan!
🔒 Akun komentarmu akan dibanned permanen dan tidak bisa balik lagi!!!
Your Reaction?
0 Responses
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!