Rania, siswi yang selalu menyanyi pelan di balik headphone, tak pernah berniat tampil. Suatu hari, rekaman latihannya tersebar dan ramai di media sosial. Kesempatan bergabung dengan klub a cappella sekolah pun datang, tetapi bersama itu muncul rasa takut panggung dan cemooh bahwa suaranya hanya bagus karena filter. Dengan dukungan sahabat beatboxer dan pelatih paduan suara yang tegas, Rania belajar teknik dasar yang sebenarnya: pernapasan, artikulasi, hingga blending harmoni. Ketika klub menargetkan festival musik antar-sekolah, Rania harus memilih antara jalan pintas yang instan atau kejujuran artistik. Rivalitas dengan senior karismatik memaksa mereka semua keluar dari zona nyaman, menyusun aransemen orisinal yang mengubah latihan skala menjadi melodi utama. Di panggung, mereka bukan hanya membuktikan kualitas vokal, tetapi juga menemukan suara diri yang otentik.
Dilarang Toxic, Rasis, atau menimbulkan kerusuhan!
Yang ikut kerusuhan bakal kena ban juga! Jadi diemin aja, cukup laporin ke admin!
Dilarang pakai foto profil cabul!
Dilarang mengirim foto atau GIF cabul / tidak senonoh!
DILARANG KOMENTAR SOAL POLITIK!!
Yang belum tau cara spoiler, tolong lihat tutorial dulu yaa saudaraku!
DILARANG SPOILER ENDING!!
Cukup 1–2 chapter ke depan aja!
DILARANG SPAM KOMENTAR BUAT LEVELING!
Yang cuma spam emot atau komen hal yang sama tiap chapter juga kena ban!
Intinya, leveling nggak wajar = auto ban! Tolong yaa, yang normal aja 🙏
📣 Noted:
Yang melanggar rules di atas akan langsung kena BAN! Tanpa peringatan!
🔒 Akun komentarmu akan dibanned permanen dan tidak bisa balik lagi!!!
Your Reaction?
0 Responses
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!