Aruna, mahasiswa desain yang hidupnya serba mepet, menemukan kenyamanan saat memotret sudut kota yang berantakan. Di tengah jadwal kuliah dan kerja paruh waktu, ia bertemu Damar, drummer jalanan yang jago merangkai potongan poster sobek jadi kolase. Keduanya membangun proyek seni bernama Beautiful Mess, memadukan foto candid, coretan tangan, dan cerita warga kota. Saat unggahan mereka viral, tawaran kolaborasi berdatangan, tapi perhatian itu juga membuka pintu pada tekanan, iri hati, dan godaan untuk mengubah arah demi validasi. Ketika draf karya mereka dibocorkan dan dipelintir sebagai plagiarisme oleh orang dekat, Aruna dilanda cemas, sementara Damar diterpa masalah keluarga yang mendesak. Mereka memilih melawan rumor dengan transparansi: tur malam memotret pascahujan, diakhiri pameran pop-up di parkiran yang mengundang publik menempelkan catatan gagal dan harapannya. Tidak semua konflik selesai, tetapi Aruna dan Damar belajar menata batas, merayakan proses, dan menerima bahwa tumbuh dewasa sering kali berantakan namun tetap layak dirayakan.
Dilarang Toxic, Rasis, atau menimbulkan kerusuhan!
Yang ikut kerusuhan bakal kena ban juga! Jadi diemin aja, cukup laporin ke admin!
Dilarang pakai foto profil cabul!
Dilarang mengirim foto atau GIF cabul / tidak senonoh!
DILARANG KOMENTAR SOAL POLITIK!!
Yang belum tau cara spoiler, tolong lihat tutorial dulu yaa saudaraku!
DILARANG SPOILER ENDING!!
Cukup 1–2 chapter ke depan aja!
DILARANG SPAM KOMENTAR BUAT LEVELING!
Yang cuma spam emot atau komen hal yang sama tiap chapter juga kena ban!
Intinya, leveling nggak wajar = auto ban! Tolong yaa, yang normal aja 🙏
📣 Noted:
Yang melanggar rules di atas akan langsung kena BAN! Tanpa peringatan!
🔒 Akun komentarmu akan dibanned permanen dan tidak bisa balik lagi!!!
Your Reaction?
0 Responses
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!